Tampilkan postingan dengan label kejujuran anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kejujuran anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juni 2011

#indonesiajujur:cobaan NY.Siami menerapkan amar makruf nahi munkar

Asswrwb, selamat siang sahabat bilik kecilku..., akhirnya 'fase semedi' saya terusik membaca postingan dari sahabat/guru luar biasa  Kang Sis dari Blitar. Betapa mirisnya saat seorang ibu yang telah bertahun tahun mendidik anaknya melalui nurani dan tindakan nyata tentang kejujuran malah harus menerima efek manusia-manusia kurang 'paham'. Apalah jadinya bila seorang anak sejak usia dini usia Sekolah Dasar sudah dicekoki dengan racun-racun kebohongan dan kemunafikan??? apa jadinya bangsa Indonesia ini 10 tahun ke depan?? Alih-alih menjadi bangsa besar, malahan akan semakin dipenuhi orang-orang kotor berlabel koruptor! karena pendidikan moral sudah bobrok sejak Sekolah Dasar.... Jangan berang terhadap korupsi!!! anda semua tidak pantas bila anda semua malah mengamini kebohongan dengan label LULUS UJIAN NASIONAL!. Lulus Ujian Nasional bisa dilakukan dengan jerih payah yang wajar, dengan ketekunan, bukan dengan kebohongan.       
      Apabila ada seorang ibu, dalam hal ini Ny.Siami yang telah melakukan 'AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR' tetapi dikelabui oleh sekelompok manusia yang mengaku warga yang bermatabat mencoba melakukan pembenaran atas penghalangan tindakan Ny. Siami...... Apalah jadinya negeri kita nanti??.. 
      Sebuah negara yang besar dimulai dari kebiasaan terkecil, yaitu kebiasaan dalam keluarganya masing-masing. Ketuklah hati nurani kita, apakah yang telah Ny. Siami lakukan adalah mencoba membersihkan negeri ini, dimulai dari lingkup terkecilnya. Bila semua orang tua bisa melakukan hal seperti Ny. Siami maka 10 tahun ke depan Indonesia bisa bangkit dari segala permasalahan pelik bangsa. Mari kita mulai membenahi moral bangsa ini, dimulai dari moral kita sendiri selaku orang tua. 
      Alhamdulillah....., meski saya bukan orang suci, tapi setidaknya saya selalu mengajarkan kejujuran terhadap anak-anak saya, tidak pa-pa tidak mendapat nilai 100 asalkan semua dikerjakan sendiri melalui ketekunan belajar bukan dengan mencontek. Itu adalah perbuatan pengecut!. Dan Alhamdulillah.... pada mata pelajaran matematika ujian kenaikan kelas semester ini, putri pertama saya mendapat nilai 100 murni hasilnya sendiri, mengungguli 238 murid se level dengannya....^_^ hehehe Alhamdulillah ya mbak Velli sayang.., dimana sekolah tempat putri saya belajar adalah sekolah swasta favorit dengan tingkat kompetisi yang ketat, Sekolah Teladan Nasional. Jadi, prestasi memang bukan sekedar nilai, tapi lebih dari itu, tanamkan moralitas terutama kejujuran pada anak maka nilai akademik akan mengikuti......

note: buat yang mau mendukung moralitas bangsa melalui kejujuran mendidik silakan ikut disini ya temans..#indonesiajujur